Jumat, 17 Juli 2020

Aliran Rasa Kupu-kupu Yuliana

ALIRAN RASA

Yuliana


Enam bulan telah berlalu, berbagai perasaan berkecamuk saat menjalankannya. Ada berbagai cerita dalam tiap proses belajar yang memang tidak sebentar ini.  Namun ada kebahagiaan yang menular di kelas bunda cekatan bersama teman-teman, buddy, mentee dan mentor.



Apa yang membuat bahagia selama kelas Buncek?
Banyak ilmu, keterampilan dan pengalaman yang patut dijadikan pemantik untuk  menjadi lebih baik setiap harinya.



Bahagia bersama, belajar bersama, suka bersama, bahkan ‘gila' bersama pun selalu jadi guru berharga dalam progress belajar saya.



Bahagia menemukan apa yang diinginkan dan yang diperlukan untuk menemukan bahagia banget itu benar-benar berharga sekali.



Mengapa tetap bertahan hingga akhir?
Kalo diingat kembali berapa kali saya ingin mundur dikarenakan hape satu-satunya error layarnya yang qadarullah belum ada dana untuk menservisnya apalagi ganti baru, laptop yang tetiba mati dan harus menunggu keuangan membaik baru bisa diperbaiki  , keuangan keluarga tak menentu saat mulai covid merebak, ditambah datang masalah menghampiri biduk rumah tangga saya saat 3 bulan terakhir. Rasanya dunia saya saat itu runtuh. Mood saya kacau, semua jadwal amburadul, anak-anak sempat terabaikan, kehilangan kepercayaan diri dan keyakinan akan kelangsungan kehidupan.



Namun selalu ada teman-teman yang menguatkan dan memberi semangat . Hingga akhirnya saya bertahan sampaI garis finish. Ditambah strong why yang selalu saya ingat saat memasuki kelas.



Apa yang sudah baik dan semakin baik?
Kalo diurut, banyak hal sebenarnya yang membuat saya bertambah baik setiap harinya. Misalnya: saya yang suka terjadwal sekarang terbantu sekali dengan membuat bullet journal setiap harinya sehingga tambah yang bersemangat untuk mengelola hari, mulai mampu mengkandangkan waktu di pagi hari dan sore hari untuk urusan rumah tangga, mampu menerapkan selfcare dan self healing saat diperlukan dan jadi tambah dekat dengan anak sulung karena bisa belajar bareng di desain grafis yang saya pilih di kelas ini.
Rasanya terlalu banyak ilmu yang saya peroleh sejak mengikuti kelas.



Dan serunya di bunda cekatan ini, bukan saja ilmu, keterampilan bahkan pengalaman baru pun saya peroleh. Seperti saat tugas akhir membuat video selebrasi versi regional masing-masing.

Yang mau tahu gimana ceritanya saya sudah tuangkan dipostingan berikut:

Crazy celebration
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=4309065325785114&id=100000450671758



Behind the scene
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=4307977059227274&id=100000450671758


Dan dibawah ini adalah video selebrasi KAHIMA Kalimantan Selatan yang kemaren saat fb live bareng bunda Septi menjadi pembuka sesi 1. Senang buangguattt.. Kami semua selalu ngakak bareng tiap nonton vidi kami tersebut.

Vidi selebrasi KAHIMA kalsel https://drive.google.com/file/d/1zK3drdE-4snDgQGfH1FB1Bjh9s8FGeOt/view?usp=drivesdk




Hal yang sama sekali belum pernah kami lakukan. Karena bunda cekatan lah kami akhirnya keluar dari zona nyaman. Video tercrazy yang pernah kami bikin dan buat saya pribadi ini adalah pengalaman pertama dan terheboh. Yang membuat saya yang sebelumnya kehilangan kepercayaan diri dan lebih banyak pasif di WAG malah tertular eforianya dan mampu menyumbangkan 8 pantun berbahasa banjar yang kesemuanya digunakan oleh teman-teman saat beturai pantun.


Dan berikut pantun yang saya tuliskan untuk video selebrasi Bunda Cekatan:

1. Nukar haruan ke pasar arba
Handak diulah gangan kaladi
Himung ulun kada sakira
Kawa umpat buncek batch 1 ini

2.
Ka sakulah batinjak sapida
Sapidanya mini ampun kuitan
Banyak banar ilmu wan keterampilannya
Asa sadih amun ampihan

3.
Oseng mandai buati uyah
Uyah wadi mencok kawannya
Asa landai hati ampih kuliah
Kaganangan tugas saban minggunya


4.
Diigut rangit bial dapatnya
Habang bial padih digaru
Sunyi notif di WA dapatnya
Ampih buncek tarasa sandu

5.
Lamang lakatan bahintalu itik
Tatak akan surung bagamat
Himung hati bubuhan buncek
Matan pamulaan sampai batamat

6.
Calap padu ditampuh hujan
Lunglup batis jadi gatalan
Kalap ilmu di bunda cekatan
Kupu-kupu bungas jadi incaran

7.
Himung hati taiitihi hari
Hancap-hancap mehantak tapasan
Himung ulun belajar dimari
Buncek dan IP jadi dandaman

8.
Manangguk iwak di pahumaan
Iwak haruan banyak anaknya
Mentorship buncek wadah belajaran
Gasan kami Ibu-ibu wan keluarganya


Kenangan bersama teman-teman di kelas bunda cekatan ini telah mampu mengubah saya menjadi kupu-kupu chantik yang percaya diri.



Kamis, 02 Juli 2020

Jurnal 7 Merayakan Kemenangan Yuliana


JURNAL KUPU-KUPU
PEKAN 7


Yuliana


Kelas bunda cekatan sudah sampai pekan ke 7, sisa 1 pekan lagi akhir dari tahap kupu-kupu ini. Banyak sekali yang telah dilalui dari happy sampai mengharu biru baik perasaan dan mood nya.




Dan pekan ini, kita diminta merayakan kemenangan, kemenangan baik sebagai mentee dan mentor. Merayakan kemenangan tidak hanya menunggu sukses besar, namun kemenangan kecil pun patut untuk dirayakan sebagai energy untuk meneruskan tahap belajar yang tinggal 1 pekan lagi ini.




Dan dilembaran kupu-kupu ini, diminta mewarnai sesuai apa yang dirasakan selama mengikuti proses bunda cekatan dan tahap mentorshipnya  juga.
Dan inilah gambar kupu-kupu saya.




Memang terlihat warnanya tidak cantik. Dan saya mau bercerita kenapa warnanya bisa seperti itu.
Selama 4 bulan pertama mengikuti tahapan di bunda cekatan ini, saya adalah orang yang sangat optimis dan positif dalam keseharian dan bersemangat dalam mengikuti tiap proses belajarnya. Selalu memprioritaskan waktu untuk hadir tepat waktu saat video materi, mengerjakan tugas dan mengumpulkaan tugas juga jauh sebelum deadline.




Namun, 2 bulan belakang ini, qadarullah saya sedang diterpa romantika pergulatan masalah rumah tangga yang sangat pelik. Yang sangat menyita focus, konsentrasi, semangat dan kepedean saya untuk melanjutkan kelas.




Terutama disesi mentorship ini, saya kehilangan semangat dan kepedean untuk menjadi mentor. Mementori mentee pun seperti seadanya. Kepedean akan keterampilan yang sudah dikuasai seperti menghilang. Jujur ingin sekali mundur namun ingat akan strong why saat menjadi mentee.




Alhamdulillah saya memiliki mentor yang selalu support kegalauan. Sehingga saya tetap melanjutkan action plan hingga hari ini.






#jurnalke7
#tahapkupukupu
#buncek1
#instituteibuprofesional