Jumat, 13 Desember 2019

Lacak Kekuatan

Tugas Tahap 1 Kelas Telur-telur



Yuliana_Kalsel_Bunda cekatan Batch 1





Bersyukur pada Pencipta karena telah mengantarkan saya menemukan wadah dan guru yang bisa memberikan pencerahan mengenai mengenali diri, menemukan kepingan-kepingan yang sekian lama berhamburan tak pernah terangkai dengan apik.


Kegalauan  dan ketidakpercayaan  diri membuat saya lambat laun merasa tenggelam di laut keseharian. Sejak menikah 15 tahun yang lalu, saya berusaha menemukan siapa diri ini dan ingin mengambil peran apa sebenarnya dalam kehidupan di bumiNYA. 


Setelah mengikuti materi 1 kemaren,yaitu   lacak bahagiamu, lacak kekuatanmu. Renungan demi renungan mengenai  apa yang membuat saya bahagia dalam peran sebagai perempuan, istri dan ibu akhirnya tertelusuri satu persatu.  


Bahagia menemukan diri, bahagia melacak kekuatan diri dan menemukan apa yang disukai sebagai moodbooster pribadi. Adalah hal penting yang akan tercermin di wajah dan perilaku saya di rumah, di keluarga dan di masyarakat.


Dan ketika diminta untuk mendongengkan apa yang menjadi kekuatan diri, bermain bersama dalam permainan mencari, menelusuri telur-telur hijau yang ada di dalam diri. Saya  merasa seperti anak kecil yang sedang meraba, berjalan pelan, karena mata tertutup namun gembira karena setelahnya akan menemukan apa yang dicari. Apalagi akan ada hadiah dan kejutan-kejutan menanti.


Dibawah ini adalah kuadran aktivitas keseharian saya



Kemudian saya mulai menemukan satu persatu kepingan kekuatan diri. Saya melibatkan anak ke 2 (usia 6,11 tahun) untuk menyebutkan aktivitas harian apa yang membuat ibunya bahagia. Dia menyebutkan 12 aktivitas dan itu sama dengan apa yang sudah saya tulis di kuadran BISA dan SUKA  di atas. 


Sejak kelas matrikulasi dan mengikuti assasment ST30. Disana kekuatan saya ada 7:

Commander

Communicator

Designer

Educator

Explorer

Journalist

Selector 



Kemudian beberapa hari yang lalu, saya mengikuti satu assasment lainnya juga secara online yaitu 16 Tipe Kepribadian. Hasilnya saya berkepribadian Logistic (ISTJ-T). 




Dan dari kekuatan ini saya coba menyandingkannya dengan apa yang membuat  diri bahagia. Dari kuadran SUKA dan BISA, terpilih 5 aktivitas yang saya bahagia melakukannya setiap hari.


Berikut adalah  5 aktivitas tersebut



Kenapa saya memilih  ini sebagai 5 aktivitas yang ingin saya gali kekuatannya sampai menjadi cekatan nanti.


Writing - menulis


Saya suka menulis. Yang paling sering adalah menulis status di facebook . Saya punya hastag sendiri untuk tiap tulisan status  di facebook #emakcerita. Hastag ini saya khususkan untuk apa saja yang ingin diceritakan ; mengenai pribadi saya (hal positif), kegiatan ke 3 anak,  aktivitas sehari-hari dan ini rutin dituliskan. Kemudian saya juga menulis di blog. Untuk blog saya membaginya dalam beberapa blog dengan berbagai tema ;


Blog untuk kelas  menulis      Blog untuk tantangan menulis  ODOP, OWTP      
Blog untuk belajar kelas Shokyou      
Blog untuk  belajar kelas gemari madya      
Blog untuk setoran  bunda sayang dan matrikulasi  
Blog untuk kegiatan homeschooling anak (yang ini sekarang tidak terawat lagi karena pindah ke instagram.   Dan ada lagi blog yang baru dibuat, khusus untuk setoran jurnal kelas Bunda Cekatan ini.


Saya ingin mengembangkan lagi kekuatan ini agar menjadi cekatan dalam menulis. Agar menghasilkan karya lainnya yang bermanfaat.



Make a bread - membuat roti


Saya suka makan roti, seluruh keluarga  besar saya adalah baking family. Dan mereka hidup dari menjual kue atau masakan. Namun saya tidak begitu suka kue basah, kue tradisional dan cake. Saya lebih menyukai roti. Dan saya baru menemukan minat membuat roti ini sejak 7 bulan yang lalu. Belajar otodidak melalui youtube. Dan saya tertarik untuk bisa mengembangkan lagi dengan mengikuti kelas belajar offlinenya.



Learn english - mempelajari bahasa inggris.


Saya menyukai bahasa inggris sejak SD kelas 5. Siapapun gurunya apapun karakter gurunya, saya menyukai mata pelajaran ini. Saya juga pernah membuka bimbel bahasa inggris di rumah orang tua tahun 2008 untuk anak usia SD & SMP juga menerima kelas privat panggilan. Namun harus berhenti karena hamil. Sejak itu sampai 10 tahun kemudian saya tidak pernah lagi membuat kelas/membuka bimbel. Kepercayaan diri saya seperti menyusut dan menguap dengan segala rutinitas harian.


Namun sejak bulan kemaren saya memulai lagi belajar . Saya ingin lebih meningkatkan kapasitas diri. Ingin membuka bimbel lagi untuk anak-anak. Namun harus punya metode baru agar lebih menyenangkan dan membahagiakan. Terutama untuk saya.

Make a learning kids schedule - membuat jadwal belajar anak


Inilah kegiatan yang selalu saya kerjakan. Saya suka membuat jadwal   baik itu jadwal belajar anak, jadwal belajar saya, jadwal menu 30 hari. Dan jadwal harian lainnya. Saya bisa menghabiskan banyak waktu hanya untuk membuat jadwal ini. Biasanya untuk jadwal anak,  saya bikinnya perbulan. Jadi saya mencari bahan belajar mereka dari mana saja, baik kurikulum, materi, mata pelajaran yang sesuai dengan anak dan kebutuhannya. Mengumpulkan dan meramunya dalam satu jadwal. Kemudian mencetak dan mempraktekkannya untuk belajar anak selama sebulan. Anak-anak saya homeschooling semua. 


Dan aktivitas  ini 100% kekuatan perencanaan dan itu ada di tipe kepribadian saya katagori taktis. 



Photografi


Suka memoto. Saya suka menangkap momen  kemudian menceritakannya dalam bentuk tulisan. Saya suka memoto kegiatan anak, makanan/masakan yang sudah  dimasak dan sekitar. Dan pernah membuat kelas online belajar bareng fotografi. Untuk mengikuti lomba-lomba foto di instagram (ini mulai kurang aktif lagi). Saya bahagia melakukannya meski hanya dengan hape aja. 



Dan ke 5 aktivitas ini saling keterkaitan.  Saya berusaha menghubungkan tiap aktivitas dengan kekuatan ST30  dan tipe kepribadian yaitu LOGICTIC. Misi dan visi kehidupan yang  saya inginkan agar 5 aktivitas yang membahagiakan ini mampu membawa perubahan dan peran  yang didambakan.


Untuk itulah saya butuh semangat agar mampu belajar step by step hingga menjadi bunda cekatan yang bahagia, yang bisa bermanfaat baik untuk diri sendiri,  suami, anak-anak dan masyarakat sekitar.












Tidak ada komentar:

Posting Komentar